Mother.. I’m Lose Without You

Jika mendengarkan lagu “Mother” dari Sami Yusuf , ada satu kata yang benar benar menusuk hati saya. Mother I’m Lose without You… “Ibu aku kalah tanpamu..begitu kurang lebih kalo di terjemahkan. Dalam bahasa Indonesia. Ada sebuah kisah tentang sorang anak dan ibunya..Simak deh

Ada seorang anak yang memberikan surat ini kepada ibunya yang sedang memasak di dapur. Si ibu agak kaget melihatnya, soalnya si anak belum pernah melakukan hal ini sebelumnya. Dengan rasa penasaran, si Ibu mulai membaca surat itu :

Ibu, ini upah yang aku minta dari kerjaku membantu ibu selama minggu ini :

  • Merapikan tempat tidur : Rp 20.000,-
  • Menyapu rumah : Rp 15.000,-
  • Upah membelikan ibu belanjaan di warung : Rp 10.000,-
  • Memijat ibu : Rp 25.000,-
  • Menyiram bunga : Rp 10.000,-
  • Menyikat sepatu ibu : Rp 5.000,-
  • TOTAL : Rp 85.000,-

Si ibu terkesima sesaat membaca surat dari anaknya yang tersayang ini. Namun beberapa saat kemudian ia mengambil pena dan menuliskan balasan surat itu di balik kertas, sambil tersenyum :

Nak, ini tagihan dari Ibu untukmu, sepanjang hidupmu :

  • Mengandungmu selama 9 bulan lamanya : GRATIS
  • Merasakan sakit dan mempertaruhkan nyawa saat melahirkanmu : GRATIS
  • Menggantikan popokmu yang basah : GRATIS
  • Mendekapmu dikala kedinginan : GRATIS
  • Menyusuimu : GRATIS
  • Menahan amarah disaat dirimu sering marah : GRATIS
  • Menjagamu semalaman karena tangisanmu : GRATIS
  • Khawatir memikirkan keadaanmu : GRATIS
  • Air mata yang menetes karenamu : GRATIS
  • Menyediakan makan, minum, dan segala keperluanmu : GRATIS
  • Merawatmu dikala sakit : GRATIS
  • Mendoakanmu agar selalu jadi anak yang baik : GRATIS
  • TOTAL nilai kasih sayang ibu padamu : GRATIS

Iya nak, semua ini gratis untukmu. Malahan ibu bisa memberikan bonus untukmu, ciuman hangat di keningmu setiap malam sebelum engkau tidur.. Mau ?

Berlinanglah air mata si anak ketika membaca tulisan dari ibunya itu. Sambil memeluk ibunya dengan erat, si anak berucap “Ibu… maafkan aku.. Aku banyak salah padamu. Aku suka mengeluh. Padahal ibu tidak pernah mengeluh atas apa yang sudah aku lakukan.. Aku sayang ibu.. Sayang sekali…”

Yup, kawan..

Mudahan kita bisa selalu mengingat jasa orang tua yang sudah melahirkan dan membesarkan kita hingga saat ini. Mereka tak akan memungut bayaran se-sen pun dari kita. Mereka hanya ingin kita sukses di dunia dan akhirat. Hanya itu..

Dan mungkin sebuah doa yang ikhlas sehabis kita sholat atau ibadah bisa membantu mereka :

“Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo”

Terinspirasi dari blog anak

Filed Under: Iseng

About the Author: mukhlis, mencoba menuangkan kesenangan dan kekesalan dalam blog ini, berharap ini akan bermanfaat untuk semuanya. Terbuka untuk berbagi dan belajar

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes