SIDOARJO, KAMIS – Karena kasihan kepada orangtuanya lantaran gagal diterima di SMP negeri, Septian Catur Wibowo (15) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Warga RT 14/3 Desa Tawangsari, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, itu ditemukan tewas tergantung di kuda-kuda rumahnya, Rabu (30/7) sekitar pukul 11.00. Kejadian itu langsung menggegerkan warga setempat. Apalagi, Septian, bungsu dari empat bersaudara, dianggap sebagai anak yang peduli pada kesulitan ekonomi orangtuanya, pasangan Purdiono-Mujiatin, yang bekerja sebagai petani.
Septian diduga bunuh diri karena tidak ingin membebani orangtuanya dengan biaya mahal sekolah. Yang mengejutkan, dalam surat wasiat yang ditulis tangan pada selembar kertas, Septian meminta didoakan oleh orangtua dan keluarganya agar masuk surga.
Read the rest of this entry »
















